BaliEcoHome — Buy, Build, Sell, LeaseBaliEcoHome

Panduan

Beli tanah di Bali: pemeriksaan sebelum membayar.

Hampir semua kesalahan mahal dalam proyek bangun di Bali terjadi sebelum konstruksi dimulai, yaitu pada saat tanahnya dibeli. Empat hal harus dipastikan dan tidak satu pun boleh dipercaya begitu saja: sertifikatnya nyata dan memang milik penjual, zonasinya mengizinkan yang akan Anda bangun, akses ke kavling berupa hak bukan kebaikan hati, dan utilitas benar-benar bisa mencapainya. Notaris atau PPAT berlisensi mengerjakan sisi hukumnya. Sisanya diperiksa dengan menyusuri lahannya.

Ditinjau

Sertifikatnya

Verifikasi sertifikat di kantor pertanahan, bukan menerima fotonya. Yang diperiksa adalah alas haknya benar ada seperti yang dinyatakan, penjualnya memang orang yang tercantum, batas-batasnya cocok dengan tanah yang ditunjukkan kepada Anda, dan tidak ada yang melekat padanya: tidak ada hak tanggungan, tidak ada sewa berjalan, tidak ada sengketa, tidak ada waris yang belum selesai.

Ini pekerjaan notaris atau PPAT dan bukan tempat untuk berhemat. Transaksi murah di atas alas hak yang tidak pernah diperiksa siapa pun adalah hal termahal di panduan ini.

Zonasi dan peruntukan

Tanah di Bali punya peruntukan tertentu, dan sebagian di antaranya lahan pertanian atau lindung yang tidak mengizinkan akomodasi. Penegakan rencana tata ruang kini jelas lebih ketat, jadi tetangga yang sudah membangun lebih dulu bukan bukti bahwa Anda boleh.

Pastikan peruntukan dan izin penggunaan bidang tertentu itu, secara tertulis, sebelum Anda mengikat diri. Kalau rencananya villa sewa, izin itu harus mencakup akomodasi, bukan sekadar bangunan.

Akses, secara tertulis

Kavling yang dicapai melalui tanah orang lain butuh hak lintas yang tercatat, bukan kesepakatan lisan dengan pemilik yang sekarang. Kesepakatan lisan tidak bertahan ketika tanah sebelah berpindah tangan.

Lalu susuri aksesnya seperti truk akan melewatinya. Lebar gang, ruang manuver, kabel di atas, dan jarak dari jalan beraspal menentukan biaya setiap pengiriman dan kadang menentukan apakah sebuah desain bisa dibangun sama sekali.

Utilitas

Cari tahu apa yang benar-benar sampai ke batas lahan dan apa yang harus ditarik ke sana.

  • Air: jaringan kota, sumur bor, atau kiriman, dan apa yang sebenarnya dipakai tetangga.
  • Listrik: apakah kapasitasnya ada di batas lahan atau masih sejauh satu trafo.
  • Drainase: ke mana air permukaan dan limbah boleh dialirkan secara sah.
  • Internet, yang bagi villa sewa lebih menentukan daripada dugaan pemilik.

Siapa memeriksa apa

Pemeriksaan hukum adalah wewenang notaris atau PPAT berlisensi, dan sebaiknya Anda menunjuk sendiri, bukan memakai milik penjual. Pemeriksaan fisik adalah wewenang pihak yang akan mendesain dan membangun: kondisi tanah, akses, utilitas, dan apa yang akan dituntut kavling itu secara struktural.

Kami mengerjakan paruh kedua itu sebagai kebiasaan sebelum memberi penawaran, dan kami akan menyarankan Anda meninggalkan sebuah kavling alih-alih menggambar di atasnya. Biaya desain bisa kembali. Alas hak yang bermasalah tidak.

Informasi umum tentang membangun di Bali, bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan, dan bukan penawaran harga. Aturan dan harga berubah. Pastikan setiap alas hak, zonasi, atau posisi pajak bersama notaris atau PPAT berlisensi dan penasihat Anda sendiri sebelum mengikat diri.

Pertanyaan lanjutan yang sering muncul.

Masih menimbang?

Kirimkan kavlingnya, atau pertanyaan yang belum dijawab panduan ini. Kami sampaikan apa yang akan kami periksa lebih dulu.

Chat via WhatsApp